Ikhwan Saputera

Setiap Waktu adalah Belajar, Setiap Tempat adalah Sekolah, Setiap Orang adalah Guru

Tuesday, January 19, 2021

Ayam Dan Rubah


Suatu senja yang indah saat mentari terbenam, seekor ayam jantan tua yang bijak terbang ke pohon untuk bertengger. Sebelum dia menenangkan diri untuk beristirahat, dia mengepakkan sayapnya tiga kali dan berkokok dengan keras. Tapi saat dia hendak meletakkan kepalanya di bawah sayapnya, matanya yang berbintik-bintik menangkap kilatan merah dan hidung panjang yang runcing, dan tepat di bawahnya berdiri sekor rubah.

"Pernahkah Anda mendengar berita bagus?" seru rubah dari bawah pohon dengan sangat gembira dan bersemangat.

"Berita apa?" tanya ayam jantan itu dengan sangat tenang. Tetapi dia memiliki perasaan yang aneh, mencurigakan dan bergetar di dalam dirinya, karena, Anda tahu, dia sangat takut pada Rubah.

"Keluargamu, keluargaku, dan semua hewan lain telah sepakat untuk melupakan perbedaan mereka dan hidup dalam damai dan persahabatan mulai sekarang selamanya. Coba pikirkan! Aku benar-benar tidak sabar untuk memelukmu! Turunlah, kawan, dan mari kita rayakan acara yang menyenangkan. "

"Sungguh agung!" kata ayam jantan itu. "Saya sangat senang mendengar berita itu." Tapi dia berbicara dengan melihat ke arah lain serta agak neurunkan nada suaranya dan  sepertinya sedang melihat sesuatu yang jauh.

"Apa yang kamu lihat?" tanya rubah sedikit cemas.

"Wah, menurutku ada sepasang Anjing yang akan lewat sini. Mereka pasti sudah mendengar kabar baik ini"

Tapi Rubah tidak menunggu untuk mendengar lebih banyak. Dia mulai berlari.

"Tunggu," teriak ayam jantan itu. "Kenapa kamu lari? Anjing-anjing itu temanmu sekarang!"

"Ya," jawab Rubah. "Tapi mereka mungkin belum mendengar beritanya. Lagi pula, aku punya tugas sangat penting yang hampir aku lupakan."

Ayam jantan tersenyum saat dia membenamkan kepalanya di bulu-bulunya dan pergi tidur, karena dia telah berhasil mengecoh musuh yang sangat licik.
 

Penipu mudah ditipu.

No comments:

Post a Comment