Ikhwan Saputera

Setiap Waktu adalah Belajar, Setiap Tempat adalah Sekolah, Setiap Orang adalah Guru

Sunday, January 10, 2021

Hacker #2 (Filosofy)

Istilah hacker digambarkan sebagai seorang yang jago mengetikan perintah pada layar komputer. Dan mendapatkan nomor rekening atau data rahasia lainnya. Pada kenyataanya, hacker yang baik hanya memahami bagaimana sebuah sistem komputer bekerja dan mengetahui tools yang digunakan untuk mencari celah keamanan.

Namun bagi saya ada 2 kata kunci untuk orang yang dapat di panggil sebagia hacker orang yang mempelajari, menganalisa ( lihat Hacker #1) 

Proses memperoleh pengakuan di antara sesama hacker tidak lepas dari etika & aturan main dunia underground. Etika ini yang akhirnya akan membedakan antara hacker dan cracker maupun hacker kelas rendahan seperti Lamer & Script Kiddies. Salah satu etika yang berhasil di formulasikan dengan baik ada di buku Hackers: Heroes of the Computer Revolution, yang ditulis oleh Steven Levy 1984, ada enam (6) etika yang perlu di resapi seorang hacker:


  1. Akses ke komputer – dan apapaun yang akan mengajarkan kepada anda bagaimana dunia ini berjalan / bekerja – harus dilakukan tanpa batas & total. Selalu mengutamakan pengalaman lapangan!
  2. Semua informasi harus bebas, tidak di sembunyikan. Etika ini yang menjadi dasar berbagai lisensi yang sifatnya terbuka,open source, seperti GNU, GPL, Apache License dll.
  3. Tidak pernah percaya autoritas – percaya pada desentralisasi.
  4. Seorang hacker hanya di nilai dari kemampuan hackingnya, bukan kriteria buatan seperti gelar, umur, posisi, kekayaan atau suku bangsa.
  5. Seorang hacker membuat seni & keindahan di komputer.
  6. Seorang hacker percaya bahwa komputer dapat mengubah hidup kita menjadi lebih baik.


Etika di atas sebetulnya cukup sangat berbeda dengan dunia nyata, salah satu konsekuensi yang paling mendasar yang di anut oleh banyak hacker adalah,


"hacker tidak percaya pada otoritas (penguasa), dan mereka hanya menghormati seseorang karena keahliannya."

  

Ethical Hacker dan Crackers-Siapa Mereka?

Banyak orang bertanya, “Bisakah hacking menjadi hal yang baik?” Ya! Ethical hacker biasanya profesional keamanan atau penguji penetrasi jaringan yang menggunakan keterampilan hacking dan toolsets mereka untuk tujuan pertahanan dan perlindungan. Ethical hacker yang merupakan profesional keamanan menguji keamanan jaringan dan sistem mereka untuk kerentanan menggunakan alat yang sama yang mungkin digunakan hacker untuk kompromi jaringan. Setiap profesional komputer dapat mempelajari keterampilan etika hacking. 

Apa yang Ehrical Hacker lakukan?

Ethical Hacker didorong oleh alasan yang berbeda, namun tujuan mereka biasanya sama dengan crackers: Mereka mencoba menentukan penyusup apa yang dapat dilihat pada jaringan atau sistem yang ditargetkan, dan apa yang dapat dilakukan hacker dengan informasi itu. Proses pengujian keamanan suatu sistem atau jaringan ini dikenal dengan uji penetrasi. 

Laporan Etika Hacking

Hasil uji penetrasi jaringan atau audit keamanan adalah laporan etika hacking. Laporan ini merinci hasil aktivitas hacking, jenis tes yang dilakukan, dan metode hacking yang digunakan. Hasil ini dibandingkan dengan pekerjaan yang dijadwalkan sebelum tahap Evaluasi Keamanan Perilaku. Setiap kerentanan yang diidentifikasi rinci, dan tindakan pencegahan disarankan. Dokumen ini biasanya dikirimkan ke organisasi dalam format hard copy, untuk alasan keamanan.
Rincian laporan etika hacking harus dijaga kerahasiaannya, karena mereka menyoroti risiko dan kerentanan keamanan organisasi. Jika dokumen ini jatuh ke tangan yang salah, hasilnya bisa menjadi bencana bagi organisasi.

Bayangkan dengan komputer di tangan Anda, Anda bisa merubaha dunia

Jika Ingin Merubah Dunia Maka ubahlah Manusia,

Jika Ingin Merubah Manusia Maka Ubahalah Pengetahuannya

Jika ingin merubah Pengetahuan Maka Produksilah Pengetahuan

Jika ingin Memproduksi Pengetahuan Tambalah pengetahuan Anda diantaranya Banyaklah Membaca

 

Sumber : http://onnocenter.or.id/wiki/ 

dan berbagai sumber lainya 

 

No comments:

Post a Comment