Ikhwan Saputera

Setiap Waktu adalah Belajar, Setiap Tempat adalah Sekolah, Setiap Orang adalah Guru

Showing posts with label Programing. Show all posts
Showing posts with label Programing. Show all posts

Saturday, February 12, 2022

APLIKASI PERSURATAN ( E-Persuratan versi 2.6 )


E-Persuratan hadir untuk membantu kebutuhan persuratan di kantor anda, mulai dari proses pencatatan surat masuk, surat keluar, pendistribusian surat (disposisi), hingga proses pencarian yang sangat mudah.


Dengan fitur yang telah disesuiakan dengan kebutuhan instansi maupun kantor swasta akan sangat membantu manajemen dan pengelolaan surat-surat yang sebelumnya dikelola secara manual menjadi secara digital.


Perpaduan logo surat digital dan cloud storage bermakna aplikasi E-Persuratan ini digunakan untuk membantu persuratan digital dan tanpa instalasi, dengan menggunakan penyimpanan terpusat dan untuk mengaksesnya dibutuhkan koneksi internet ataupun hanya secara Local Area Networtk (LAN).


Aplikasi E-Persuratan ini selain bekerja di lingkup kerja internet tentunya harus ada koneksi internet, juga bisa dilingkup intranet, tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan ditempat anda.


Berikut ini fitur utama aplikasi E-Persuratan.


  1. Manajemen Surat Masuk

  2. Manajemen Surat Keluar

  3. Disposisi Surat

  4. Notifikasi Surat masuk dan Disposisi surat

  5. Manajemen User

  6. Report (Laporan surat masuk, surat keluar, disposisi surat dan arsip berkas / dokumen)

  7. Manajemen Arsip Berkas (untuk mengelola arsip berkas selain surat)

  8. Tracking surat (untuk melihat status / progres surat)


MENGAPA E-Persuratan ?

  1. Persuratan menjadi

  2. Lebih Efektif & Efisien

  3. Pencarian Lebih Mudah

Pergunakan semua kolom pencarian dan surat anda akan lebih spesifik ditemukan, karena E-Persuratan memiliki lebih dari satu kolom kata kunci pencarian

  1. Pelaporan Tepat dan Akurat

Kemudahan melaporkan persuratan untuk pimpinan, dengan SIPAS kami menyajikan pelaporan data secara grafik dan tabel

  1. Distribusi Lebih Cepat

Pendistribusian surat atau Disposisi langsung dilakukan melalui aplikasi tanpa perlu pengantar maupun buku agenda Disposisi

  1. Data Terpusat dan Paperless

Semua dokumen dan data persuratan anda sudah tersimpan aman dan terpusat di aplikasi

 

 


Monday, October 04, 2021

Tambah Font di Ubuntu

 


Cara Pertama dengan menggunakan terminal

sudo apt purge ttf-mscorefonts-installer
sudo apt install ttf-mscorefonts-installer


Bisa Juga mengcopy Font

  • Donwload file font .ttf dan sejenisnya
  • Buat folder .fonts di Home
  • Paste kan font yang sudah di download sebelumnya
  • Ketik sbb di terminal
sudo fc-cache -f -v

Selanjutnya jika ingin semua users ada font yang kita copykan maka harus juga di paste di

  1. /usr/share/fonts
  2. /usr/share/X11/fonts
  3. /usr/local/share/fonts
  4. ~/.fonts ==>yang kita lakukan sebelumnya hanya user kita sendiri

Tuesday, July 20, 2021

Google Drive menggunakan Online Gnome di Xfce, MATE, dan lainnya

Google Drive mempunya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Dalam website profile aplikasi ini, setidaknya mereka menawarkan 4 kelebihan.

 1. Jumlah Memori Penyimpanan Cukup Besar (15 GB)

Dalam versi free, GDrive memberikan memori sebesar 15 GB yang dapat kita gunakan untuk menyimpan data-data. Kita hanya perlu melakukan upgrade akun jika menginginkan memori penyimpanan tambahan.

 2. Dapat Menyimpat Berbagai Data (Keep Any File)

Seperti dijabarkan sebelumnya, kita dapat menyimpan data dalam bentuk apapun ke GDrive, entah itu teks dokumen, gambar, audio dan file file lain.

3. Dapat Berbagi File (Share What you Want)

File-file yang tersimpan dapat kita bagikan pada teman-teman yang kita kehendaki, baik melalui whatsapp, facebook, messenger, easyShare ataupun pesan teks sms.

4. Data Tersimpan Aman (Safe and Secure)

Rasanya kita tidak perlu meragukan developer-developer yang bekerja di Google company. tentu mereka orang-orang terbaik yang memiliki kehandalan dalam hal teknologi dan keamanannya. Walaupun dalam dunia IT ada filosofi “tidak ada data yang aman”.

Berikut Cara Memasang Google Drive di Linux Mint

Memasang Google Drive di lingkungan desktop seperti Xfce, MATE, dan lainnya dapat menggunakan Gnome Online Accounts / Gnome Settings (Control Center). Sebelumnya anda perlu menginstal paket gnome-control-center dan gnome-online-accounts.

Buka terminal dan ketik perintah ini untuk menginstalnya:

 sudo apt install gnome-control-center gnome-online-accounts

Setelah menjalankan perintah diatas pengaturan Gnome tersembunyi dan tidak muncul di menu pada lingkungan desktop non-Gnome. Jadi jika anda menggunakan Xfce, MATE atau lingkungan desktop lain, tidak akan terlihat Pengaturan Gnome atau Pusat Kontrol Gnome di menu Anda.

Untuk menjalankannya, kita perlu menggunakan terminal dan menambahkan XDG_CURRENT_DESKTOP = GNOME sebelum dapat dieksekusi, seperti ini:

 XDG_CURRENT_DESKTOP=GNOME gnome-control-center

 Sekarang masuk ke Akun Online, klik Google dan tambahkan akun Google anda:

 
 
 

Akun Gnome Online di Linux Mint 20 MATE

Segera setelah menambahkan akun Google Anda ke Akun Online, anda akan melihat folder Google Drive Anda di file browser


 

Google Drive dipasang di Caja (pengelola file MATE default) menggunakan Gnome Online Accounts / Linux Mint 20 MATE
 

Wednesday, May 19, 2021

Cara Mengganti UUID dari Partitisi di Linux Filesystem

Ini adalah artikel singkat bagaimana cara mengganti UUID dari partisi di Linux system dengan sekenario  ketika Anda mempunyai dua UUID yang sama.

Kejadian ini sangat jarang terjadi namun tetap saja mungkin terjadi tidak ada salahnya kita mengetahui caranya.


Apa itu UUID

UUID adalah Universally Unique IDentifier dari partisi, ini adalah ID yang digunakan untuk membedakan antar partisi


Bagaimana mengetahui UUID dari File Sistem kita

Untuk mengetahui UUID di partisi dapat menggunakan peritah dibawah ini :

# blkid|grep UUID


Bagaimna Cara Untuk Mengganti UUID dari File System

Mengganti UUID dari filesistem sangat mudah dengan melakukan tune2fs,  untuk itulah toturial ini dibuat saya akan mencoba mengganti UUID di partisi yang kedua   /dev/sdb1   milik Anda mungkin berbeda, ini memastikan Anda mengubah UUID dari sistem file yang diinginkan.

Partisi harus dilepas sebelum menerapkan UUID baru:


# umount /dev/sdb1
# tune2fs -U random /dev/sdb1 
# blkid | grep sdb1
 

UUID telah berhasil diubah. Sekarang Anda dapat memasang kembali sistem file.


# mount /dev/sdb1

Anda juga dapat memperbarui / etc / fstab Anda jika perlu, dengan UUID baru.


Kesimpulan


Ini adalah tutorial singkat bagaimana mengubah UUID partisi Linux. Skenario untuk menggunakan ini sangat jarang dan kemungkinan besar Anda akan menggunakan ini di komputer lokal.


Tuesday, May 18, 2021

Bagaimana Memonitor Port TCP dan UDP secara Real-time

Istilah perangkat lunak, terutama pada tingkat sistem operasi, port adalah konstruksi logis yang mengidentifikasi proses / aplikasi tertentu atau jenis layanan jaringan dan setiap layanan jaringan yang berjalan pada sistem Opersasi Linux menggunakan protokol tertentu (yang paling umum adalah TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol)) dan nomor port untuk berkomunikasi dengan proses atau layanan lainnya.

Dalam artikel singkat ini, saya akan menunjukkan kepada Anda cara membuat daftar dan memantau atau menonton port TCP dan UDP yang berjalan secara real-time dengan ringkasan soket pada sistem Operasi Linux.

Perintah untuk melihat daftar Semua Port Terbuka di Linux, untuk melihat daftar semua port terbuka di sistem Linux, Anda dapat menggunakan perintah netstat atau utilitas ss sebagai berikut.

$ sudo netstat -tulpn
OR
$ sudo ss -tulpn

Penting juga untuk menyebutkan bahwa perintah netstat tidak digunakan lagi dan sebagai gantinya perintah ss telah digunakan untuk menampilkan statistik jaringan yang lebih rinci.


Dari output perintah di atas, kolom Status menunjukkan apakah port dalam status mendengarkan (LISTEN) atau tidak.

Pada perintah di atas, di ikuti dengan :

    -t - mengaktifkan daftar port TCP.
    -u - mengaktifkan daftar port UDP.
    -l - hanya mencetak soket listening.
    -n - menunjukkan nomor port.
    -p - menunjukkan proses / nama program.

Memonitor Port Terbuka TCP dan UDP secara Real-Time

Namun, untuk melihat port TCP dan UDP secara real-time, Anda dapat menjalankan alat netstat atau ss dengan utilitas jam tangan seperti yang ditunjukkan.




Monday, April 12, 2021

Laravel 8 Jetstream Livewire CRUD (contoh)

Hai Para Developer,

Kali ini, saya akan menunjukkan kepada Anda livewire crud dengan jetstream di aplikasi laravel 8. Kita akan mempelajari contoh aplikasi laravel 8 jetstream livewire yang masih fress. Saya ingin berbagi dengan Anda bagaimana cara melakukan live-opeartion live dengan jetstream di aplikasi laravel 8.

Artikel ini akan memberi Anda contoh yang mudah dan sederhana dari contoh aplikasi laravel 8 jetstream livewire. Dalam contoh ini saya akan menunjukkan tahapan demi tahapan aplikasi laravel 8 livewire crud dengan modal tailwind css.

Laravel 8 jetstream dirancang oleh Tailwind CSS dan mereka menyediakan auth menggunakan livewire dan Inertia. saya akan menunjukkan cara membuat modul dengan livewire di auth jetstream default di laravel 8.

Di sini saya akan memberi Anda contoh lengkap untuk contoh aplikasi laravel 8 jetstream livewire. Jadi mari kita ikuti langkah demi langkah berikut:

 

Step 1 : Install Laravel 8 App

Pada langkah pertama, kita perlu mendapatkan aplikasi versi laravel baru menggunakan perintah di bawah ini. Jadi mari kita buka terminal dan jalankan perintah di bawah ini.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel blog

Step 2 : Create Jetstream Auth with Livewire:

Anda dapat mengikuti perintah di bawah ini yang diketikan pada terminak seperti bawah ini:

composer require laravel/jetstream

Berikutnya kita membuat authentifikasi dengan perintah yang mana ini merupakan dasar untuk login, register dan email verification, dan anda juga dapat menambahkan opsi kolaborasi dengan menambahkan parameter team. Berikut perintahnya :

php artisan jetstream:install livewire

Dan kemudian kita sertakan node js paket :

npm install

Dilajutkan dengan menjalakan node js :

npm run dev

Sekarang kita memerlukan migrasi dengan perintah sebagai berikut :

php artisan migrate

Step 3 : Create Migration and Model

Pada langkah ini, kita harus membuat migrasi untuk tabel blog menggunakan perintah di bawah artisan. Jadi mari kita buka terminal dan jalankan perintah di bawah ini:

php artisan make:migration create_blogs_table

database/migrations/2021_04_12_092627_create_blogs_table.php

<?php

use Illuminate\Database\Migrations\Migration;
use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Support\Facades\Schema;

class CreateBlogsTable extends Migration
{
/**
* Run the migrations.
*
* @return void
*/
public function up()
{
Schema::create('blogs', function (Blueprint $table) {
$table->id();
$table->string('title');
$table->text('body');
$table->timestamps();

});
}

/**
* Reverse the migrations.
*
* @return void
*/
public function down()
{
Schema::dropIfExists('blogs');
}
}

Kemudian jalankan perintah berikut :

php artisan migrate

Dilanjutkan  lagi dengan membuat model dengan perintah ini :

php artisan make:model Blog

App/Models/Blog.php

<?php
namespace App\Models;

use Illuminate\Database\Eloquent\Factories\HasFactory;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;

class Blog extends Model
{
use HasFactory;

protected $fillable = [
'title', 'body',
];

Step 4 : Create Blog Component

Pada langkah ini, kita harus membuat komponen livewire blog menggunakan perintah di bawah ini. Jadi mari kita buka terminal dan jalankan perintah bello:

php artisan make:livewire blogs

Sekarang mereka membuat dua file di dengan path:

app/Http/Livewire/Blogs.php

resources/views/livewire/blogs.blade.php

Step 5 : Update Component File

Di sini Kami akan menulis metode render (), create (), openModal (), closeModal (), resetInputFields (), store (), edit () dan delete () untuk aplikasi crud kita.

Jadi, mari, perbarui file berikut.

app/Http/Livewire/Blogs.php

<?php
namespace App\Http\Livewire;

use Livewire\Component;
use App\Models\Blog;

class Blogs extends Component
{
public $blogs, $title, $body, $blog_id;
public $isOpen = 0;


public function render()
{
$this->blogs = Blog::all();
return view('livewire.blogs');
}

public function create()

{
$this->resetInputFields();
$this->openModal();
}


/**
* The attributes that are mass assignable.
*
* @var array
*/

public function openModal()

{
$this->isOpen = true;
}


/**
* The attributes that are mass assignable.
*
* @var array
*/

public function closeModal()

{
$this->isOpen = false;
}



/**
* The attributes that are mass assignable.
*
* @var array
*/

private function resetInputFields(){

$this->title = '';
$this->body = '';
$this->blog_id = '';
}



/**

* The attributes that are mass assignable.
*
* @var array
*/

public function store()

{

$this->validate([

'title' => 'required',
'body' => 'required',
]);



Blog::updateOrCreate(['id' => $this->blog_id], [

'title' => $this->title,
'body' => $this->body
]);



session()->flash('message',

$this->blog_id ? 'Blog Updated Successfully.' : 'Blog Created Successfully.');
$this->closeModal();
$this->resetInputFields();
}

/**

* The attributes that are mass assignable.

*

* @var array

*/

public function edit($id)

{

$blog = Blog::findOrFail($id);
$this->blog_id = $id;
$this->title = $blog->title;
$this->body = $blog->body;
$this->openModal();

}



/**

* The attributes that are mass assignable.

*

* @var array

*/

public function delete($id)

{

Blog::find($id)->delete();
session()->flash('message', 'Blog Deleted Successfully.');

}

}
 

Step 6 : Update Blade Files

Di sini, kira akan memperbarui daftar file berikut untuk halaman create page, membuat halaman.Jadi, mari, perbarui file berikut.

resource/views/livewire/blogs.blade.php

<x-slot name="header"><h2 class="font-semibold text-xl text-gray-800 leading-tight">
Manage blogs (Laravel 8 Jetstream Livewire CRUD App Example - ikhwansaputera.blogspot.com)
</h2>
</x-slot>

<div class="py-12">
<div class="max-w-7xl mx-auto sm:px-6 lg:px-8">
<div class="bg-white overflow-hidden shadow-xl sm:rounded-lg px-4 py-4">
@if (session()->has('message'))
<div class="bg-teal-100 border-t-4 border-teal-500 rounded-b text-teal-900 px-4 py-3 shadow-md my-3" role="alert">
<div class="flex">

<div>
<p class="text-sm">{{ session('message') }}</p>
</div>
</div>
</div>
@endif
<button wire:click="create()" class="bg-blue-500 hover:bg-blue-700 text-white font-bold py-2 px-4 rounded my-3">Create New Blog</button>
@if($isOpen)
@include('livewire.create')
@endif
<table class="table-fixed w-full">

<thead>
<tr class="bg-gray-100">
<th class="px-4 py-2 w-20">No.</th>
<th class="px-4 py-2">Title</th>
<th class="px-4 py-2">Body</th>
<th class="px-4 py-2">Action</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
@foreach($blogs as $blog)
<tr>
<td class="border px-4 py-2">{{ $blog->id }}</td>
<td class="border px-4 py-2">{{ $blog->title }}</td>
<td class="border px-4 py-2">{{ $blog->body }}</td>
<td class="border px-4 py-2">
<button wire:click="edit({{ $blog->id }})" class="bg-blue-500 hover:bg-blue-700 text-white font-bold py-2 px-4 rounded">Edit</button>
<button wire:click="delete({{ $blog->id }})" class="bg-red-500 hover:bg-red-700 text-white font-bold py-2 px-4 rounded">Delete</button>
</td>
</tr>
@endforeach
</tbody>
</table>
</div>
</div>
</div>

resources/views/livewire/create.blade.php

 <div class="fixed z-10 inset-0 overflow-y-auto ease-out duration-400"><div class="flex items-end justify-center min-h-screen pt-4 px-4 pb-20 text-center sm:block sm:p-0">
<div class="fixed inset-0 transition-opacity">
<div class="absolute inset-0 bg-gray-500 opacity-75"></div>
</div>
<!-- This element is to trick the browser into centering the modal contents. -->

<span class="hidden sm:inline-block sm:align-middle sm:h-screen"></span>?

<div class="inline-block align-bottom bg-white rounded-lg text-left overflow-hidden shadow-xl transform transition-all sm:my-8 sm:align-middle sm:max-w-lg sm:w-full" role="dialog" aria-modal="true" aria-labelledby="modal-headline">
<form>
<div class="bg-white px-4 pt-5 pb-4 sm:p-6 sm:pb-4">

<div class="">
<div class="mb-4">
<label for="exampleFormControlInput1" class="block text-gray-700 text-sm font-bold mb-2">Title:</label>

<input type="text" class="shadow appearance-none border rounded w-full py-2 px-3 text-gray-700 leading-tight focus:outline-none focus:shadow-outline" id="exampleFormControlInput1" placeholder="Enter Title" wire:model="title">

@error('title') <span class="text-red-500">{{ $message }}</span>@enderror

</div>

<div class="mb-4">
<label for="exampleFormControlInput2" class="block text-gray-700 text-sm font-bold mb-2">Body:</label>

<textarea class="shadow appearance-none border rounded w-full py-2 px-3 text-gray-700 leading-tight focus:outline-none focus:shadow-outline" id="exampleFormControlInput2" wire:model="body" placeholder="Enter Body"></textarea>

@error('body') <span class="text-red-500">{{ $message }}</span>@enderror

</div>
</div>
</div>

<div class="bg-gray-50 px-4 py-3 sm:px-6 sm:flex sm:flex-row-reverse">

<span class="flex w-full rounded-md shadow-sm sm:ml-3 sm:w-auto">
<button wire:click.prevent="store()" type="button" class="inline-flex justify-center w-full rounded-md border border-transparent px-4 py-2 bg-green-600 text-base leading-6 font-medium text-white shadow-sm hover:bg-green-500 focus:outline-none focus:border-green-700 focus:shadow-outline-green transition ease-in-out duration-150 sm:text-sm sm:leading-5">

Save
</button>
</span>
<span class="mt-3 flex w-full rounded-md shadow-sm sm:mt-0 sm:w-auto">
<button wire:click="closeModal()" type="button" class="inline-flex justify-center w-full rounded-md border border-gray-300 px-4 py-2 bg-white text-base leading-6 font-medium text-gray-700 shadow-sm hover:text-gray-500 focus:outline-none focus:border-blue-300 focus:shadow-outline-blue transition ease-in-out duration-150 sm:text-sm sm:leading-5">
Cancel

</button>
</span>
</div>
</form>
</div>
</div>
</div>

Step 7 : Add Route

Pada langkah ini, kita akan membuat rute untuk jetstream crud dengan livewire

routes/web.php

<?php

use Illuminate\Support\Facades\Route;
use App\Http\Livewire\Blogs;

/*
|--------------------------------------------------------------------------
| Web Routes
|--------------------------------------------------------------------------
|
| Here is where you can register web routes for your application. These
| routes are loaded by the RouteServiceProvider within a group which
| contains the "web" middleware group. Now create something great!
|
*/

Route::get('/', function () {
return view('welcome');
});

Route::get('blog', Blogs::class);

Route::middleware(['auth:sanctum', 'verified'])->get('/dashboard', function () {
return view('dashboard');
})->name('dashboard');
 

Sekarang kita siap untuk menjalankan contoh aplikasi laravel 8 jetstream livewire crud jadi jalankan perintah di bawah ini untuk menjalankan dengan cepat dan mudah :

php artisan serve

Sekang Anda dapat membuka browser dengan alamat :

localhost:8000/blog

 Perlu saya ingatkan terlebih dahulu Anda register agar bisa menggunakan seperti gambar dibawah ini




 

 


Friday, April 09, 2021

HeidiSQL On Ubuntu


HeidiSQL adalah software gratis, dan dibuata dengan tujuan agar mudah dipelajari. "Heidi" memungkinkan Anda melihat dan mengedit data dan struktur dari salah satu sistem database MariaDB, MySQL, Microsoft SQL, PostgreSQL, dan SQLite. Dibuat semanjak tahun 2002 oleh Ansgar, HeidiSQL termasuk alat paling populer untuk MariaDB dan MySQL di seluruh dunia. Untu untuk memasang HeidiSQL membutuhkan "WINE"

Bagaimana cara menginstall HeidiSQL di ubuntu, mari bersama-sama kita belajar dengan mengikuti tahapannya.

1. Pertama

Aktifkan snaps di Ubuntu dan instal HeidiSQL (WINE) Snaps adalah aplikasi yang dikemas dengan semua dependensinya untuk dijalankan pada semua distribusi Linux populer dari satu build 

sudo apt update
sudo apt install snapd

Pastikan  dengan melakukan restrat komputer agar snap diperbarui dengan benar. 

2. Kedua

Untuk menginstall HeidiSQL cukup dengan perintah :

sudo snap install heidisql-wine --beta
 
 
 

 

Thursday, April 08, 2021

Source List Local Ubuntu 20.04


Karena barbagai sebab bisasnya jika saya melakukan update atau menginstall program ada beberapa link yang tidak bisa di akses menggunakan indihome, pernah saya tanyakan kepada teman yang kerja di coporate tersebut katanya sih karena bebarapa link yang di blok karena berbagai alasan nah karena itu mungkin ketika menginstal dengan menggunakan perintah sudo apt install .... ada yang tidak bisa jalan.

Untuk mengatasi hal tersebut salah satu trik adalah dengan mengganti source list  ke lokal Indonesia berikut tahapan dan link yang sudah saya gunakan mudah-mudahan bisa membantu kawan yang mengalami masalah yang sama dengan saya.

Pertama

Masuk terminal ketikan perintah berikut :


sudo nano /etc/apt/sources.list

 

Kedua, copy paste link-link dibawah ini :

deb http://mirror.poliwangi.ac.id/ubuntu/ focal main restricted universe multiverse
deb http://mirror.poliwangi.ac.id/ubuntu/ focal-updates main restricted universe multiverse
deb http://mirror.poliwangi.ac.id/ubuntu/ focal-security main restricted universe multiverse
deb http://mirror.poliwangi.ac.id/ubuntu/ focal-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.poliwangi.ac.id/ubuntu/ focal-proposed main restricted universe multiverse

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ focal main restricted universe multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ focal-updates main restricted universe multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ focal-security main restricted universe multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ focal-backports main restricted universe multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ focal-proposed main restricted universe multiverse

Ketika, simpan dan update dengan mentikan perintah :

sudo apt update

Moga membantu
 

Sunday, March 14, 2021

Cara install Zotero 5.xx di Ubuntu

Zotero adalah aplikasi open source yang digunakan untuk mengumpulkan, mengatur, mengutip, dan berbagi sumber penelitian di distribusi Linux. Antarmuka yang sederhana sehingga dapat memudahkan dalam pencarian dan memungkinkan pengguna untuk menambahkan file PDF, gambar, konten audio dan video, snapshot halaman web, indeks. Dalam tutorial ini, kami akan membahas penginstalan Zotero di Ubuntu.

1. Buka terminal Anda dilanjutkan dengan mengetikan perintah dibawah ini

    sudo add-apt-repository ppa:smathot/cogscinl

 

2. Instal paket Zotero menggunakan perintah berikut

   sudo apt-get install zotero-standalone -y
 
 
3. Silakan ketikan zotero di pencarian
 
    

 
4. Pilih next dan install component yang dibutuhkan oleh zotero



5. Pilih next 
 

6. Pilih install
 

 
7. Masukkan Password 

 

7. Anda dapat melihat proses intalasi dengan mengklik details maka akan tampil seperti  ini

 

8. Pilih lokasi dari binary files
 

9. Anda akan melihat plugins proses di pasang



10. Setelah proses intalasi selesai Anda akan melihat seperti dibawah ini



11. Aplikasi 

 

 

Selamat menggunakan

Monday, February 08, 2021

Penuntun Perintah Linux #3 Perkenalan Linux dan Shells


Perintah perama yang ingin saya perkenalakan, perintah ini akan membantu anda untuk mengerti semua perintah-perintah yang lain.

Setiap kali saya tidak mengerti bagaimana cara menggunakan perintah, maka saya akan mengetikan man <command> untuk mengetahui cara menggunakannya:

1-Man-1.png

Ini adalah man ( akronim manual) halaman. Halaman man sangat penting dan esensial sebagai alat untuk belajar sebagai seorang pengembang. Ini sangat banyak mengandung inforamsi yang berguna bagi kita bahkan kadang malah terlalu banyak.

Dari tangkapan layar diatas hanya 1 dari 14 layar yang akan dijelaskan untuk perintah ls.

Banyak waktu yang diperukan untuk mempelajari perintah-perintah secara cepat, salah satu solusi mudahnya dengan menginstall halaman tldr. Perintah tldr dapat di instal, dengan perintah seperti ini : tldr <perintah>, yang mana akan sangat membantu Anda dalam menemukan perintah dengan mudah dan cepat, seperti contoh di bawah ini adalah penggunaaan tldr

1-Man-2.png

Ini bukan untuk menggantikan man, tetapi sebagai alat untuk mengigat yang sering kali lupa sejumlah cara dalam mejalankan suatu perintah man. Maka jika ingin lebih lanjut Anda dapat kembali membuka halaman man untuk menjelajahi lebih lanjut dari pengguaan man dan opsi-opsi yang bisa dilakukan dalam mennggunakan perintah tersebut.

Sunday, February 07, 2021

Penuntun Perintah Linux #2 Perkenalan Linux dan Shells

Linux adalah sebuah sistem operasi, seperti halnya MacOS atau Windows.

Linux juga sangat populer karena bersifat Oponsource dan gratis, bebas dalam mengoprek source code dari sistem operasinya.

Kekuatan utamanya dimana memberdayakan dan berkolaborasi bersama dan free untuk menulis di internet. Atas dasar itu semua linux ini dibangun. Tidak hanya itu perlu diketahui juga Android adalah versi modifikasi dari Linux.

Linux "core" (disebut juga kenel) telah ada sejak 1991 di Finlandia, ketika itu sangat jauh dari sangat jauh dari sederhana seperti sekarang ini, atau dengan kata lain sangat komplek. Itu yang kemudian menjadi kernel GNU Sistem Operasi, menjelma menjadi duo GNU / Linux.

Ada satu hal tentang Linux yang tidak dimiliki perusahaan seperti Microsoft dan Apple, atau Google, mereka tidak akan pernah bisa menawarkan: kebebasan untuk melakukan apapun yang Anda inginkan dengan komputer.Anda.

Mereka sebenarnya menuju ke arah yang berlawanan dengan Linux, serta membangun benteng terutama di sisi mobile.

Linux adalah kebebasan tertinggi. Linux dikembangkan oleh sukarelawan, beberapa ada dibayar oleh perusahaan yang mempekerjakannya, beberapa mandiri, namun tidak ada satu pun perusahaan komersial yang dapat mendikte apa yang masuk ke Linux, atau prioritas proyek.

Linux juga istimewa karena tidak hanya ada "satu Linux ", seperti yang terjadi di Windows atau macOS.Sebaliknya, Linux memiliki banyak sekali distribusi.

Sebuah "Distro" dibuat oleh perusahaan atau organisasi dan mengemas core Linux dengan tambahan-tambahan program dan tool-toolnya sendiri.

Sebagai contoh yang sangat terkenal seperti Debian, Red Hat dan Ubuntu.

Dan banyak lagi yang sudah ada, Anda dapat membuat dan menjadi pendistribusi jua. Tidak menutup kemungkinan Anda akan menjadi terkenal seperti yang sudah banyak di gunakan orang-orang dan komunitas di dunia, jadi Anda dapat menggunakan sesuai dengan kebutuhan dengan tidak mengorbankan banyak waktu, untuk membuatnya dari awal dan menjadi jawaban-jawaban dari masalah-masah yang sering kita hadapi.

Beberapa komputer dan laptop sudah ada yang terinstal dengan Linux. Atau Anda dapat juga menginstal sendiri disamping windows atau Mac (dual boot), dengan tidak menggangu sistem operasi yang sudah ada.

Jika Anda adalah pengguna Unix atau Linux Anda perlu mengetahui perintah-perintah apa saja yang digunakan dalam sistem operasinya, dan banyak perangakat yang menggunakan lisensi GNU/Sistem yang menggunakan Linux, kenapa GNU/Linux adalah sebagai alternatif UNIX dan bersifat gratis. 


 

Friday, February 05, 2021

Penuntun Perintah Linux #1 Pengantar

 

Rencana Buku Penuntun Perintah Linux yang sedang saya garap mengikuti pola 80/20 aturan: artinya belajar 20% dari waktu yang dibutuhkan selama 80% dari sebuah topik pembahasan. Walaupun dengan pendekan ini harapannya dapat secara menyeluruh dari topik yang akan dibahas.

Buku ini tidak dapat menbahas seluruh yang berhubungan dengan Linux dan Perintah-perintah yang disediakannya. Fokus kita adalah kepada perintah-perintah yang sering di pergunakan dan akan anda gunakan lebih kurang sabanyak 80% atau 90%, mencoba menyederhanakan sesuatu yang komplek.

Harapannya dengan buku ini membantu Anda untuk mencapai seperti yang Anda inginkan: Nyaman Dalam Menggunakan Linuxu

 Buku ini banyak mengambil referensi dari buku berbahasa inggris dengan judul "The Linux Command Handbooks", dimana berusaha saya sederhanakan dengan bahasa Indonesia agar Linux menjadi tambah dikenal dimasyarakat Indonesia.



Thursday, January 21, 2021

Instal Ubuntu di file Raspberry Pi 2, 3 atau 4 #4 Pasang desktop

4. Pasang desktop

Langkah ini opsional
Bergantung pada tujuan Anda menggunakan Pi, Anda mungkin menginginkan lingkungan desktop untuk menjalankan aplikasi grafis. Meski demikian, langkah ini sepenuhnya opsional.

Pertama, Anda perlu memastikan paket Anda diperbarui ke versi terbaru, jalankan:

sudo apt update
sudo apt upgrade


Kemudian, Anda dapat menggunakan perintah sudo apt install untuk menginstal lingkungan desktop.

Berikut beberapa opsi yang populer dan ringan:

sudo apt install xubuntu-desktop

sudo apt install lubuntu-desktop

Setelah penginstalan selesai, reboot pi Anda dengan:

sudo reboot

Dan desktop baru Anda akan muncul secara otomatis

 


 

Wednesday, January 20, 2021

Instal Ubuntu di file Raspberry Pi 2, 3 atau 4 #3 Boot Server Ubuntu

4. Boot Server Ubuntu

Jika Anda menggunakan layar HDMI dan keyboard USB, pastikan sudah terpasang sebelum menyalakan Pi. Anda akan dapat melihat proses boot di layar dan masuk menggunakan "ubuntu" sebagai kata sandi dan ID login.

Jika Anda menjalankan perangkat tanpa layar, Anda harus menghubungkannya dari jarak jauh dari laptop Anda. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan protokol SSH.

Masukkan kartu SD ke Pi dan nyalakan (colokkan catu daya Anda). Setelah satu menit atau lebih, Ubuntu di Raspberry Pi Anda akan sepenuhnya boot dan terhubung ke jaringan.
Terhubung dari jarak jauh ke Raspberry Pi Anda

Untuk terhubung ke Raspberry Pi Anda dari jarak jauh, Anda memerlukan dua hal (kami akan membantu Anda menemukannya):

    Alamat IP-nya di jaringan lokal
    Klien SSH (SSH adalah protokol komunikasi antar mesin)

Menentukan alamat IP Pi

Untuk menentukan alamat IP papan Anda, buka terminal dan jalankan perintah arp:

Di Ubuntu dan Mac OS:

arp -na | grep -i "b8: 27: eb"

Jika ini tidak berhasil dan Anda menggunakan Raspberry Pi 4 terbaru, jalankan:

arp -na | grep -i "dc: a6: 32"

    Catatan
    Bergantung pada versi Ubuntu Anda, Anda mungkin perlu menginstal paket net-tools. Instal dengan sudo apt install net-tools dan coba perintah arp lagi.

Di Windows:

arp -a | findstr b8-27-eb

Jika ini tidak berhasil dan Anda menggunakan Raspberry Pi 4 terbaru, jalankan:

arp -a | findstr dc-a6-32

Ini akan mengembalikan keluaran yang mirip dengan:

 ? (xx.xx.xx.x) di b8: 27: eb: yy: yy: yy [ether] di wlp2s0

Di mana x adalah alamat IP dari semua Raspberry Pi yang terhubung ke jaringan lokal. Catat itu.

Jika perintah tidak mengembalikan alamat IP, Anda mungkin perlu menunggu lebih lama sampai Pi Anda bergabung dengan jaringan. Jika Anda masih tidak dapat melihatnya setelah beberapa kali mencoba, yang dapat terjadi dengan beberapa konfigurasi jaringan rumah atau kantor, sebaiknya gunakan keyboard USB dan layar HDMI untuk berinteraksi dengan perangkat Anda.
Menggunakan klien SSH

Di Ubuntu dan Mac OS, klien SSH sudah diinstal. Beberapa versi Windows 10 juga menyertakan klien SSH, tetapi jika versi Anda tidak atau Anda tidak yakin, ikuti langkah-langkah berikut untuk menginstalnya.

Buka terminal dan jalankan perintah berikut:

ssh ubuntu @ <alamat IP Raspberry Pi>

Anda akan diminta untuk mengkonfirmasi koneksi:

Anda yakin ingin melanjutkan menghubungkan (yes / no / [fingerprint])?

Ketik "yes" untuk mengonfirmasi.
Mengubah kata sandi

Saat diminta, gunakan "ubuntu" untuk kata sandi. (Kursor tidak akan bergerak saat Anda mengetikkan kata sandi.) Hal pertama yang akan dilakukan Ubuntu adalah meminta Anda untuk mengubahnya menjadi kata sandi yang aman. Setelah selesai, Anda dapat menyambungkan kembali dengan perintah SSH dan kata sandi baru.
Anda sekarang terhubung ke Server Ubuntu yang berjalan di Raspberry Pi Anda.

 


 

Tuesday, January 19, 2021

Instal Ubuntu di file Raspberry Pi 2, 3 atau 4 #2

2. Siapkan Kartu SD

Perhatian !!!
Mengikuti langkah-langkah ini akan menghapus semua konten yang ada di kartu microSD.

Pertama, masukkan kartu microSD ke komputer Anda.

Sekarang Anda perlu menginstal Raspberry Pi Imager yang tepat untuk sistem operasi Anda. Anda dapat melakukannya dengan mendowload salah satu dari OS yang Anda gunakan saat ini sebagai berikut:

    Raspberry Pi Imager untuk Ubuntu
    Raspberry Pi Imager untuk Windows
    Raspberry Pi Imager untuk macOS

Setelah ini selesai, jalankan Imager PI yang Anda gunakan serta buka menu "CHOOSE OS".



Gulir ke bawah menu klik "Ubuntu".




Anda kemudian akan dapat melihat daftar unduhan Ubuntu untuk dipilih. Untuk tutorial ini kami sarankan Anda memilih unduhan Ubuntu 20.04. Seperti yang ditunjukkan dalam imager, ini akan berfungsi untuk Raspberry Pi 2,3, 3+ dan salah satu dari 4 itu.





Pilih gambar dan buka menu "Kartu SD". Pilih kartu microSD yang telah Anda masukkan.



Terakhir, klik "WRITE" dan tunggu sampai selesai (Ini mungkin membutuhkan waktu beberapa menit)





Monday, January 18, 2021

Instal Ubuntu di file Raspberry Pi 2, 3 atau 4 #1


Instal Ubuntu di file Raspberry Pi 2, 3 atau 4 untu menjalankan Ubuntu di Raspberry Pi Anda sangat mudah. Pilih saja gambar OS yang Anda inginkan pada halaman dowload ubuntu, kemudian flash ke kartu microSD, muat ke Pi Anda dan lanjutkan. 

 1. Overview

Dalam tutorial ini, kami memandu Anda melalui proses menginstal Server Ubuntu pada Raspberry Pi, menghubungkannya ke internet dan menggunakannya dengan remote. Ada dua metode penyiapan dalam tutorial ini: dengan layar HDMI ekstra dan keyboard USB untuk Pi Anda. Mari mulai!

 Apa yang akan Anda pelajari

  • Cara membuat kartu microSD Server Ubuntu yang dapat di-boot
  • Cara mengatur konektivitas internet di Raspberry Pi
  • Cara mengakses Raspberry Pi Anda dari jarak jauh


Yang Anda butuhkan

  • Kartu microSD (minimal 4GB, disarankan 8GB)
  • Komputer dengan drive kartu microSD
  • A Raspberry Pi 2, 3 atau 4
  • Kabel daya mikro-USB (USB-C untuk Pi 4)
  • Jaringan Wi-Fi atau kabel ethernet dengan koneksi internet


Dan secara opsional:

  • Monitor dengan antarmuka HDMI
  • Kabel HDMI untuk Pi 2 & 3 dan kabel mikro HDMI untuk Pi 4
  • Keyboard USB

 

Sunday, January 17, 2021

Mengaktifkan rc.Local di Ubuntu

 

Rc.local ubuntu 20.04

Cek Status rc.local

sudo systemctl status rc-local
sudo systemctl enable rc-local

Buat rc-local unit file

sudo nano /etc/systemd/system/rc-local.service
[Unit]
Description=/etc/rc.local Compatibility
ConditionPathExists=/etc/rc.local

[Service]
Type=forking
ExecStart=/etc/rc.local start
TimeoutSec=0
StandardOutput=tty
RemainAfterExit=yes
SysVStartPriority=99

[Install]
WantedBy=multi-user.target


Buat rc.local script file

sudo nano /etc/rc.local
#!/bin/bash
exit 0

Berikan hak akses executible permission

sudo chmod +x /etc/rc.local
sudo systemctl enable rc-local

sudo systemctl start rc-local.service

sudo systemctl status rc-local.service

 

Raspberry Pi

Raspberry Pi diawali dari keinginan untuk mencetak pemrogram generasi baru. Seperti disebutkan dalam situs resmi Raspberry Pi Foundation, waktu itu Eben Upton, Rob Mullins, Jack Lang, dan Alan Mycroft, dari Laboratorium Komputer Universitas Cambridge memiliki kekhawatiran melihat kian turunnya keahlian dan jumlah siswa yang hendak belajar ilmu komputer. Mereka lantas mendirikan yayasan Raspberry Pi bersama dengan Pete Lomas dan David Braben pada 2009. Tiga tahun kemudian, Raspberry Pi Model B memasuki produksi massal. Dalam peluncuran pertamanya pada akhir Febuari 2012 dalam beberapa jam saja sudah terjual 100.000 unit. Pada bulan Februari 2016, Raspberry Pi Foundation mengumumkan bahwa mereka telah menjual 8 juta perangkat Raspi, sehingga menjadikannya sebagai perangkat paling laris di Inggris.

Raspberry Pi, sering disingkat dengan nama Raspi, adalah komputer papan tunggal (single-board circuit; SBC) yang seukuran dengan kartu kredit yang dapat digunakan untuk menjalankan program perkantoran, permainan komputer, dan sebagai pemutar media hingga video beresolusi tinggi. Raspberry Pi dikembangkan oleh yayasan nirlaba, Rasberry Pi Foundation, yang digawangi sejumlah pengembang dan ahli komputer dari Universitas Cambridge, Inggris.

Raspberry Pi (RPi) merupakan sebuah komputer mini se ukutan KTP. Awalnya ditujukan untuk kepentingan edukasi, komputer saku ini lambat laun populer di dunia karena harganya yang murah dan kelengkapan port masukan/keluarannya. Meski mungil, perangkat ini ternyata bisa dimanfaatkan menjadi banyak proyek kreatif

Ditenagai oleh aneka sistem operasi, seperti Raspbian dan OSMC, Raspberry Pi bisa menjadi perangkat yang sesuai dengan keinginan penggunanya.