Ikhwan Saputera

Setiap Waktu adalah Belajar, Setiap Tempat adalah Sekolah, Setiap Orang adalah Guru

Monday, November 14, 2022

Auto Mount Drive di Ubuntu Server 22.04 Saat Startup

Saat kita menyambungkan usb atau hardisk ekternal tidak secara default akan di baca oleh Linux OS (or Ubuntu Server) saat startup. Kita dapat menempelkan atau  mount mua dengan sangant mudah dengan menggunakan perintah mount dengan cara kita tidak perlu setiap kali start up me mount nya di terminal tetapi secara automatis ter enable saat startup. Jadi kita tidak perlu me mount drive lagi setelahr restart atau login ke Linux OS. Ini adalah tahapan auto mount drive saat startup.

 

1. Membuat Mount Point

Pertama kita perlu membuat suatu directori untuk tempat memempelkan/ titik tempel dari drive kita.

   sudo mkdir /media/USB1

 

2. Mendakat Drive UUID dan Type

Sekarang, kita memerlukan UUID dan tipe file system. Informasi ini kita butuhkan untuk melangkah ke tahap berikutnya, jadi kita  cari UUID drive dengan mengetikan perintah - 

 lsblk -o NAME,FSTYPE,UUID,MOUNTPOINTS

 atau

 lsblk -o NAME,FSTYPE,UUID

Tahap ini akan menghasilkan sesuatu kurang lebih seperti ini, yang mana kita butuhkan. Disini kita dapat mengetahui, sd2 is type exfat dan mount point. Jadi, kita memerlukan mount sda2 ini  /media/USB1. Yang mana UUID untuk ini adalah 632D-7154 and File System Type is exfat. Jadi, Copy UUID dan File System Type dari disk.

NAME   FSTYPE   UUID                                 MOUNTPOINTS
sda                                                  
├─sda1 vfat     67E3-17ED                            
└─sda2 exfat    632D-7155
sdb                                                  
├─sdb1 vfat     D7E2-9D99                            /boot/firmware
└─sdb2 ext4     b09bb4c8-de4d-4ce6-a93f-30c4c9241a60 /

3. Edit fstab

Untuk meng edit the fstab file jalalkan perintah berikut (catatan saya menggunakan nano disini namun terserah kebiasana anda menggunakan editor yang di sukai)

  sudo nano /etc/fstab

Anda akan melihat sesuatu seperti ini lebih kurangnya -

LABEL=writable  /       ext4    discard,errors=remount-ro       0 1
LABEL=system-boot       /boot/firmware  vfat    defaults        0       1

Disini kita hanya menambahkan baris perintah untuk drive kita, dengan format lebih kurang seperti berikut -

<file system> <mount point>   <type>  <options>       <dump>  <pass>
UUID=<UUID> <PATH_TO_MOUNT> <DRIVE_TYPE>  defaults        0       0
Jadi, ini adalah tambahan barinya untuk drive kita 
# USB1
UUID=632D-7155 /media/USB1   exfat    defaults        0       0

4. Test fstab

Sekarang kita perlu mencoba fstab sebelum reboot karena jikainvalid fstab tidak dapat terbaca disk. Jadi, akan lebih baik dengan menjalakan tes terlebih dahulu, dengan mengikuti perintah berikut untuk mengetahu ada peringatan atau masih adar error. Jangan reboot Ubuntu Server / Linux OS jika masih terdapat errors atau warnings.

  sudo findmnt --verify

5. Restart Ubuntu Server / Linux OS

Jika tahap di atas tidak terdapat error maka anda dapat melangkah ke tahap selanjutnya dengan me restart Ubuntu Server / Linux OS dengan perintah berikut -

 sudo reboot

6. Test Mount Point

Jalankan perintah seperti tahap 2 untuk mengecek drive kita apakah drive sudah ter mount.

 lsblk -o NAME,FSTYPE,UUID,MOUNTPOINTS

 atau

 lsblk -o NAME,FSTYPE,UUID

Hasilnya lebih kurang seperti ini

NAME   FSTYPE   UUID                                 MOUNTPOINTS
sda                                                  
├─sda1 vfat     67E3-17ED                            
└─sda2 exfat    632D-7155                            /media/USB1
sdb                                                  
├─sdb1 vfat     D7E2-9D99                            /boot/firmware
└─sdb2 ext4     b09bb4c8-de4d-4ce6-a93f-30c4c9241a60 / 
Here you can see, sda2 is now mounted to /media/USB1. 

Disini Anda dapat melihat, sda2 sudah termount di

/media/USB1

No comments:

Post a Comment